loading…

PDI Perjuangan (PDIP) akan melakukan pemecatan terhadap kadernya Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI). Foto/SindoNews

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) akan melakukan pemecatan terhadap kadernya Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI). Keputusan itu diambil usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Pemkab Klaten.

Seperti diketahui, Hamenang dijerat banyak pasal terkait suap dan galian C. “Kami lagi proses pemecatan. Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan,” kata Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun, Sabtu (17/10/2026).

Komarudin menyesali tindakan yang dilakukan HWI tersebut. Sebab PDIP telah berulang kali mengingatkan seluruh kader agar bekerja untuk rakyat dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri.

Baca juga: Pengkondisian Audit BPK, Bupati Klaten Hamenang Sanggupi Bayar Rp400 Juta dari Rp600 Juta

“Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai, baik di eksekutif maupun legislatif, bekerja untuk rakyat. Jangan sekali-kali menggunakan kesempatan untuk korupsi,” kata dia.

Komarudin menjelaskan, pada 14 September 2026, pihaknya telah memanggil sejumlah kepala daerah ke DPP PDIP untuk kembali mengingatkan agar para kader PDIP tidak melakukan tindakan korupsi. Instruksi ini juga dipertegas dengan pesan yang selalu diingatkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Lihat video: KPK TETAPKAN BUPATI KLATEN TERSANGKA! Kasus Dugaan Suap & Sulap Audit BPK

“Ibu Ketua Umum juga selalu mengingatkan kader-kader, baik di eksekutif maupun legislatif untuk menjauhkan diri dari korupsi. Karena mereka bertugas di situ untuk melayani rakyat, bukan mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi. Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil korupsi,” jelasnya.



–