Dalam konferensi persnya, pihak keluarga merilis rekaman yang mereka klaim sebagai percakapan antara Kim Sae-ron dan seorang kenalannya sebelum sang aktris meninggal dunia.
Versi rekonstruksi dari rekaman tersebut memuat pernyataan yang dikaitkan dengan Kim Sae-ron, menyebutkan bahwa dirinya dan Kim Soo-hyun berpacaran sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama hingga masuk perguruan tinggi.
Pihak Kim Soo-hyun membantah keaslian rekaman tersebut dan mengatakan bahwa rekaman itu dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sang aktor tetap pada pernyataannya bahwa hubungannya dengan Kim Sae-ron baru dimulai setelah sang aktris berusia dewasa.
Kim Soo-hyun kemudian mengajukan laporan terhadap keluarga Kim Sae-ron dan Kim Se-ui, pengelola kanal YouTube Garo Sero Institute, dengan menuduh mereka melakukan pencemaran nama baik melalui penyebaran informasi palsu.
Berakhirnya proses hukum kasus ini terjadi bersamaan dengan dimulainya kembali aktivitas publik Kim Soo-hyun setelah ia rehat beberapa bulan saat menghadapi kontroversi ini.
Setelah polisi memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke tahap penuntutan, Kim Soo-hyun tampil dalam sebuah program televisi di Jakarta. Penampilan itu menandai kembalinya sang aktor ke aktivitas di luar Korea Selatan.
Ia juga dijadwalkan tampil di hadapan publik di Korea Selatan dalam ajang The Fact Music Awards pada 19 September 2026 dan menghadiri Asia Artist Awards 2026 pada bulan Desember.

Leave a Reply