
loading…
Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) dalam kuliah bertajuk Leadership Amidst Uncertainty: Lessons from Experience di Belfer Case Study Room, CGIS South, Harvard University, Cambridge, Massachusetts, Kamis (22/10/2026). Foto/Istimewa
Hal itu disampaikan JK dalam kuliah bertajuk Leadership Amidst Uncertainty: Lessons from Experience atau “Kepemimpinan di Tengah Ketidakpastian: Pelajaran dari Pengalaman” di Belfer Case Study Room, CGIS South, Harvard University, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, Kamis (22/10/2026) siang waktu setempat.
Kuliah tersebut dihadiri mahasiswa Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston University, serta sejumlah perguruan tinggi lain di kawasan New England, Amerika Serikat.
“Ketidakpastian dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh perang di berbagai kawasan. Konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, berdampak terhadap perekonomian dunia. Indonesia juga tidak bisa menghindari dampak dari situasi tersebut,” ujar JK.
Baca Juga: JK: Banyak Konflik Terjadi karena Ulah Penjajah
Menurut JK, dinamika geopolitik tidak hanya menentukan arah hubungan antarnegara, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat. Karena itu, pemimpin perlu memiliki kemampuan membaca situasi, mengambil keputusan, dan mengantisipasi dampak krisis yang meluas melampaui batas negara.
Bukan Hanya Uang, tetapi Juga Ilmu dan Semangat
Dalam kuliahnya, JK menekankan bahwa kekuatan finansial dan kepemilikan peralatan modern tidak selalu cukup untuk menghadapi berbagai tantangan. Semangat, keberanian, penguasaan ilmu pengetahuan, dan inovasi juga menjadi faktor penting.
“Uang saja tidak cukup. Kita juga membutuhkan semangat, keberanian, ilmu pengetahuan, dan inovasi. Teknologi harus dikuasai dan kemampuan manusia harus terus dikembangkan,” kata JK.
Ia mencontohkan Iran yang tetap mampu mempertahankan kapasitasnya di tengah tekanan dan sanksi internasional selama bertahun-tahun. Menurut JK, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu faktor yang mendukung kemampuan suatu negara untuk bertahan menghadapi tekanan.

Leave a Reply