
loading…
PT SMPlus Digital Investama bersama afiliasinya, SM+, menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi bisnis data center enterprise milik Princeton Digital Group (PDG) di Indonesia. Foto/Dok
Bisnis yang diakuisisi mencakup lima fasilitas data center operasional berkualitas tinggi yang berlokasi di berbagai kota utama Indonesia, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Pekanbaru.
Akuisisi ini merupakan langkah penting dalam strategi SM+ untuk memperkuat dan memperluas platform infrastruktur digital di Indonesia, sebuah pasar yang sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam konsumsi data, adopsi cloud, serta transformasi digital korporasi.
Baca Juga: Potensi Investasi Data Center Rp360 T Terancam Melayang, Akankah Indonesia Ulangi Blunder 1980-an?
Melalui transaksi ini, SM+ akan mengoperasikan total 31 fasilitas yang tersebar di 25 kota di Indonesia. Dengan mengintegrasikan bisnis yang baru diakuisisi ke dalam platform yang sudah ada, SM+ berharap dapat meningkatkan kualitas layanan, mendukung peluang pertumbuhan di masa depan, serta terus mendorong transformasi digital Indonesia melalui penyediaan infrastruktur digital yang andal dan dapat ditingkatkan skalanya (scalable).
“Akuisisi ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan kami membangun platform infrastruktur digital nasional terdepan di Indonesia. Dengan bertambahnya lima fasilitas di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru, kami memperluas jangkauan nasional serta memperkuat kemampuan kami dalam melayani pelanggan seiring komitmen kami untuk terus mendukung ekonomi digital Indonesia,” kata President Director & Group CEO SM+ Holdings, Herson Suindah.

Leave a Reply