loading…

Bayer Indonesia meluncurkan FARMRISE, platform digital yang membantu petani mengakses informasi, pembelajaran, dan pendampingan dalam budidaya pertaniannya. Foto/Dok

JAKARTA – Di tengah perubahan iklim, dinamika serangan hama dan penyakit tanaman, serta kebutuhan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan, akses terhadap informasi yang cepat, tepercaya, dan relevan semakin penting bagi petani. Menjawab kebutuhan tersebut, Bayer Indonesia meluncurkan FARMRISE, platform digital yang membantu petani mengakses informasi, pembelajaran, dan pendampingan dalam budidaya pertaniannya.

FARMRISE diperkenalkan dalam rangkaian Jambore SOBAT Bayer di Malang, Jawa Timur, yang dihadiri sekitar 800 petani dari berbagai daerah di Indonesia. Peluncuran ini menandai komitmen Bayer Indonesia dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih terhubung, sekaligus mendekatkan pengetahuan dan layanan pertanian kepada petani melalui perangkat dan aplikasi digital.

Baca Juga: Masa Depan Sektor Pertanian di Era Digital

Customer Experience Direct to Farmer Manager Bayer Crop Science Indonesia dan Malaysia, Auzan Baiquni mengatakan, bahwa transformasi digital membuka peluang baru bagi petani untuk memperoleh informasi dan mengambil keputusan secara lebih cepat.

“Petani Indonesia semakin terbuka terhadap pemanfaatan inovasi dan teknologi dalam kegiatan usaha pertaniannya. Agar manfaatnya semakin optimal, petani membutuhkan informasi yang tepercaya, relevan, dan dapat diterapkan sesuai kondisi di lapangan. Melalui FARMRISE, kami ingin memperluas akses terhadap pengetahuan dan pendampingan agar petani dapat mengambil keputusan yang lebih tepat bagi usaha taninya,” terang Auzan.



–