loading…

Presiden Prabowo Subianto tidak mempersoalkan calon prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang akan mengikuti rekrutmen memakai kacamata. Foto: BPMI

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tidak mempersoalkan calon prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang akan mengikuti rekrutmen memakai kacamata. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman usai mengikuti taklimat bersama 800 perwira TNI-Polri, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (7/10/2026).

Pasalnya, kata Dudung, Presiden Prabowo ingin para prajurit tidak hanya melihat tentang fisik tetapi juga intelektual. Sehingga, tidak masalah jika prajurit mengenakan kacamata.

“Harus menyiapkan juga secara profesional baik sistem rekrutmen ke depan itu adalah tidak serta melihat tentang fisik, tetapi adalah intelektual. Jadi kalau misalnya masuk tentara, polisi pakai kacamata juga boleh, tapi dia pintar,” ujarnya.

Baca juga: 6 Jam Bertemu 800 Pati TNI-Polri, Prabowo Bahas Ketahanan hingga Keamanan

Prabowo, ujar Dudung, juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan adanya perang hybrid yang mengenakan drone. “Tantangan ke depan ini kan perang itu kan perang hybrid, perang pakai drone dan sebagainya. Sehingga itu yang menjadi konsentrasi bapak Presiden.”

“Kemudian juga tentang situasi global saat ini juga perlu disikapi dengan meningkatkan bagaimana profesionalisme prajurit harus meningkatkan baik pendidikan maupun latihan. Jadi itu yang menjadi sentral menurut saya,” paparnya.

(rca)



–