JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto kembali merombak Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10), menjadi reshuffle keenam sejak pemerintahannya dimulai hampir dua tahun lalu. Perombakan kali ini mencakup sejumlah posisi strategis, dari pembentukan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi hingga pergantian Menteri Luar Negeri dan Kepala Staf Kepresidenan.
Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Prabowo.
Perombakan kabinet dilakukan pada hari yang sama dengan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. DPR sebelumnya telah menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna pada Kamis pagi.
Listyo kemudian masuk ke lingkungan Istana dengan jabatan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Dudung Abdurachman.
Berikut jajaran menteri dan kepala badan yang dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Pelaksana Tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), menggantikan Pratikno.
3. Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, menggantikan Sugiono.
4. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, menggantikan Dudung Abdurachman.
5. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), menggantikan Djamari Chaniago.
6. M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
7. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Pergantian di Kementerian Luar Negeri membuat Arrmanatha naik dari posisi Wakil Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Luar Negeri, sementara Sugiono bergeser ke Kemenko PMK.
Adapun M. Sarmuji saat ini menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar sedangkan Dedi Prasetyo adalah Wakapolri petahana.

Leave a Reply