
loading…
Kapal selam Prancis uji tembak rudal balistik M51.3 yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Unjuk kekuatan di Samudra Atlantik ini membuat militer Rusia siaga. Foto/Kementerian Pertahanan Prancis
Rusia memandang peluncuran rudal Prancis itu sebagai “pesan yang keras dan jelas”. “Dan akan mengambil segala langkah yang diperlukan untuk melindungi diri,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Putin Punya ‘Tombol Kiamat’ di Dalam Gunung? Ini Rahasia Bunker ‘Dead Hand’ Nuklir Rusia
Manuver militer Prancis itu berlangsung pada hari Selasa. Rudal balistik M51.3 ditembakkan dari kapal selam dalam sebuah latihan di Samudra Atlantik. Senjata tersebut merupakan varian baru dari keluarga rudal M51 yang telah berusia 16 tahun.
Militer Prancis mengeklaim rudal itu ditembakkan tanpa hulu ledak dan jatuh ke perairan Atlantik Utara. “Ratusan kilometer dari garis pantai mana pun,” katanya.
Dalam sebuah pesan video, Macron menyebut uji coba rudal tersebut sebagai demonstrasi baru kredibilitas kekuatan deterrence (penangkalan) Prancis. “Serta pesan yang jelas…untuk siapa pun yang harus menerimanya,” katanya.

Leave a Reply