loading…

Francis Halzen dikenal sebagai fisikawan yang menemukan partikel hantu. Foto/X/@newscientist

OSLO – Fisikawan asal Belgia , Francis Halzen, memenangkan Hadiah Nobel Fisika 2026 karena menciptakan detektor raksasa di Antartika yang menangkap neutrino—yang dijuluki sebagai “partikel hantu” dari luar angkasa—yang diyakini para ilmuwan dapat memberikan petunjuk mengenai bagaimana alam semesta berevolusi.

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengumumkan penghargaan bergengsi tersebut di Stockholm pada hari Selasa, seraya mengakui peran sentral Halzen dalam pembangunan Observatorium Neutrino IceCube.

Siapa Francis Halzen? Pemenang Nobel Fisika yang Mengungkap Partikel Hantu dari Luar Angkasa

1. Mengungkap Fenomena yang Tidak Diketahui

Interaksi neutrino yang dikumpulkan oleh observatorium tersebut memberikan informasi tentang bagaimana neutrino berenergi tinggi terbentuk dan bahkan dapat mengungkap fenomena yang sebelumnya tidak diketahui, ungkap pihak Akademi.

“Ini sangat mengejutkan, dan tentu saja saya tidak menduganya,” ujar Halzen saat berbicara melalui telepon dengan pihak komite dari Italia; percakapan tersebut disiarkan dalam konferensi pers pengumuman pemenang.

Pria berusia 82 tahun itu mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada prediksi dirinya akan memenangkan Hadiah Nobel, namun pengumuman tersebut tetap membuatnya merasa “aneh”. “Saya sedang menyusun sebuah proposal, dan saya berharap penghargaan ini akan membantu agar proposal tersebut disetujui,” ujarnya, disambut tawa kecil hadirin.

2. Mengusulkan Proyek IceCube

Neutrino hampir tidak memiliki massa dan tidak bermuatan listrik, sehingga partikel ini dapat melintasi planet, bintang, dan tubuh manusia tanpa mengalami perubahan; hal ini menjadikannya langka dan sulit dideteksi. Sekitar 100 triliun neutrino surya dan kosmik melintasi tubuh kita setiap detiknya.



–