
loading…
Atap bangunan sekolah di Peshawar, Pakistan, ambruk. Sebanyak 27 siswa dan seorang guru tewas. Foto/X @arshadsharif159
Asim Khan, pejabat dari Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar, mengonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut kepada kantor berita AFP, Kamis (15/10/2026). Dia menambahkan, lebih dari 30 orang terluka, dengan enam di antaranya diperkirakan berada dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Jet Tempur Pakistan Dilaporkan Bombardir Houthi, Islamabad Langsung Menyangkal
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa melalui sebuah pernyataan dan mengungkapkan kesedihan serta duka mendalam atas hilangnya nyawa yang berharga.
“Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa agar mereka diberi kekuatan serta kesabaran untuk menghadapi kehilangan yang tidak dapat diperbaiki ini,” demikian isi pernyataan PM Sharif.
Insiden ambruknya atap dan bangunan kerap terjadi di Pakistan. Penyebab utamanya adalah standar keselamatan yang buruk serta penggunaan material konstruksi berkualitas rendah di negara Asia Selatan yang berpenduduk lebih dari 240 juta jiwa tersebut.
Pada Juni tahun ini, lebih dari belasan anak tewas setelah atap sebuah pusat bimbingan belajar ambruk di Kota Lahore, Pakistan timur.
Pada 2025, sebanyak 27 orang tewas dan 10 lainnya terluka ketika sebuah bangunan lima lantai ambruk di kawasan miskin Lyari, Kota Karachi, Pakistan selatan.
(mas)

Leave a Reply