loading…

USS George Washington, kapal induk AS yang dilaporkan telah bersiap untuk menyerang Iran. Foto/Armada 7 Angkatan Laut AS

TEHERAN – Panglima Militer Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan kelompok tempur kapal induk Amerika Serikat (AS) memasuki Teluk Persia dalam keadaan apa pun. Menurutnya, ambisi militer AS itu hanyalah mimpin Presiden Donald Trump yang akan dibawanya sampai mati.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ancaman dari AS dan Israel terkait kemungkinan serangan baru terhadap Iran. Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, bahkan memperingatkan bahwa Washington sangat mungkin menyerang Iran lagi, bahkan bisa terjadi akhir pekan ini.

Baca Juga: Kapal Induk AS Sudah Ancang-ancang Menyerang Iran, Teheran Malah Menantang

“Kami tidak akan mengizinkan kapal militer AS berada di Teluk Persia dalam keadaan apa pun dan kapan pun,” ujar Abdollahi, sebagaimana disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Sabtu.

“Presiden AS boleh saja bermimpi melihat angkatan bersenjatanya memasuki Teluk Persia. Namun, dia akan membawa mimpi itu hingga ke liang kubur,” katanya lagi, yang dikutip AFP, Minggu (25/10/2026).

Pasukan Iran telah membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz—jalur vital bagi distribusi energi sekaligus pintu gerbang menuju Teluk—sejak perang dengan Amerika Serikat pecah pada 28 Februari.

Sebagai tindakan balasan, Amerika Serikat telah menerapkan blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan dan kapal-kapal milik Iran.



–