
loading…
Presiden Vladimir Putin saat memantau uji coba rudal Rusia. Foto/Layanan Pers Kepresidenan Rusia/TASS
Pernyataan Zelensky disampaikan dalam wawancara dengan Steven Bartlett di podcast“The Diary of a CEO”.
Baca Juga: Rusia Marah, Siap Gunakan Senjata Nuklir terhadap NATO
“Semua orang menyadari bahwa mereka (Rusia) bisa saja melakukan sesuatu yang jauh lebih buruk. Namun, saya tidak berpikir mereka akan mengambil risiko menggunakan senjata nuklir. Sebab, saya yakin, setelah itu mereka tidak akan memiliki sekutu lagi, termasuk negara-negara seperti Amerika Serikat dan China,” kata Zelensky.
Meski Zelensky menyebut Amerika Serikat sebagai sekutu Rusia, faktanya bukan. Justru Amerika yang selama ini mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia.
Zelensky menekankan bahwa penggunaan senjata nuklir, bahkan hanya satu kali, akan menciptakan preseden berbahaya bagi negara-negara pemilik senjata nuklir dan konflik-konflik lain di seluruh dunia.
“Maksud saya, jika satu negara bisa melakukan hal ini, maka ketika terjadi konflik di tempat lain—di benua lain, entahlah, misalnya di Timur Tengah—hal itu akan berarti bahwa jika senjata nuklir pernah digunakan satu kali, senjata tersebut bisa digunakan untuk kedua atau ketiga kalinya,” ujarnya.

Leave a Reply