Ke depan, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat pertukaran informasi intelijen, investigasi bersama, pelacakan aliran dana, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan lintas negara.

Kedua negara juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) untuk mempercepat identifikasi, perlindungan, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman. Koordinasi tersebut akan diperkuat melalui forum Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue.

Perdana Menteri Anutin mengatakan, Thailand juga ingin mempererat hubungan pertahanan dan keamanan dengan Indonesia, termasuk menghadapi ancaman baru melalui kerja sama militer dan industri pertahanan, sekaligus memperkuat penegakan hukum terhadap kejahatan transnasional seperti penipuan daring, perdagangan manusia, dan peredaran narkotika.

“Kita sepakat untuk mendukung hubungan militer agar semakin dekat demi menghadapi ancaman-ancaman baru, serta bekerja sama lebih erat di bidang industri pertahanan,” ujar Anutin.

Dalam isu regional, kedua negara menegaskan kembali pentingnya menjaga sentralitas ASEAN dan mendukung implementasi Five-Point Consensus untuk Myanmar melalui dialog inklusif, penghentian kekerasan, serta peningkatan akses bantuan kemanusiaan.



Source link