Menurut dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), pakaian maupun benda lainnya yang sudah terkena abu vulkanik sebaiknya dibersihkan menggunakan air.
“Memang kalau sudah menempel di baju atau di bahan-bahan, misalnya di mobil, memang harus dicuci lagi, harus dikenai air. Kemudian dikeringkan di dalam ruangan, indoor, ya,” kata dr Agus, Minggu (6/9), dikutip dari Detik.
Mencuci kembali pakaian menjadi penting karena partikel abu vulkanik berukuran sangat halus. Abu yang masih melekat pada pakaian berpotensi terhirup apabila tidak dibersihkan dengan benar.
“Jadi, dia harus dilarutkan dengan air. Jadi, memang termasuk kita kalau habis aktivitas di luar rumah ketika debu vulkanik ini lagi banyak,” tambahnya.
Hal yang sama berlaku pada pakaian yang digunakan setelah beraktivitas di luar rumah ketika abu vulkanik sedang banyak. Debu yang menempel perlu dibersihkan menggunakan air dan tidak cukup hanya dengan mengibaskan pakaian.
“Dia tidak bisa hilang dengan hanya dengan dikibaskan,” katanya.

Leave a Reply