JAKARTA: Setelah tertunda sekitar dua pekan, LRT Jakarta Fase 1B rute Manggarai-Velodrome mulai menjalani uji coba terbatas pada Kamis (10/9). Pengujian dilakukan secara bertahap sebelum layanan dibuka untuk masyarakat mulai 17 September dan dilanjutkan dengan uji coba umum tanpa registrasi pada Oktober.
Uji coba tahap pertama berlangsung hingga 16 September dan masih terbatas untuk undangan, perwakilan warga, lembaga, key opinion leader (KOL), serta jurnalis.
Tahap kedua berlangsung pada 17 September hingga 2 Oktober dan mulai melibatkan masyarakat serta komunitas yang telah melakukan registrasi.
Pada periode tersebut, LRT akan beroperasi selama tujuh jam setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Uji coba kemudian diperluas pada 12 Oktober hingga 30 November. Pada tahap ini, masyarakat tidak lagi diwajibkan melakukan registrasi dan jumlah penumpang tidak dibatasi.
Jam operasional juga diperpanjang menjadi 17 jam sehari, mulai pukul 05.30 hingga 00.20 WIB, dengan seluruh stasiun di sepanjang rute diaktifkan.
LRT Jakarta Fase 1B sebelumnya dijadwalkan diresmikan pada 26 Agustus. Namun, rencana tersebut ditunda setelah evaluasi akhir menemukan sejumlah detail fasilitas dan layanan yang masih perlu disempurnakan.
Pemprov DKI Jakarta hingga kini belum menetapkan tanggal baru untuk peresmian. Jadwal seremoni akan diumumkan setelah waktu pelaksanaannya dipastikan.
“Kami bersyukur akhirnya masyarakat dapat segera merasakan langsung sarana transportasi LRT Jakarta Fase 1B,” kata Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko, Kamis (10/9), dikutip Transportasi Media.
Fase 1B dibangun dengan nilai proyek Rp4,1 triliun dan memperpanjang jalur LRT sejauh 6,4 kilometer dari Velodrome menuju Manggarai.
Lima stasiun baru dibangun di sepanjang jalur tersebut, yakni Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Saat ini, LRT Jakarta melayani koridor Pegangsaan Dua-Velodrome melalui enam stasiun. Dengan penambahan Fase 1B, panjang keseluruhan jaringan akan mencapai sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.
Stasiun Manggarai akan menjadi titik integrasi LRT dengan KRL Commuter Line, Transjakarta, serta kereta bandara menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Integrasi tersebut dirancang untuk memperkuat konektivitas antarmoda di Jakarta. Kehadiran jalur baru juga diharapkan membantu menekan emisi karbon dan mendukung target Net Zero Emission pemerintah.

Leave a Reply