JAKARTA: Suahasil Nazara ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang dicopot setelah hanya setahun menjabat. Ekonom berusia 55 tahun tersebut bukan wajah baru di Kementerian Keuangan karena telah menduduki posisi wakil menteri sejak Oktober 2019.
Pelantikan Suahasil sebagai Bendahara Negara dilakukan Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9).
Purbaya menjabat Menteri Keuangan sejak 8 September 2025 setelah ditunjuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Suahasil mengatakan arahan khusus dari Kepala Negara adalah untuk menjaga keuangan negara.
“Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut. Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu APBNnya itu harus sehat,” ucapnya dalam wawancara setelah dilantik.
Suahasil memastikan kebijakan Kementerian Keuangan yang sudah berjalan akan dilanjutkan, termasuk menjaga keuangan negara serta mendorong dan menstabilkan perekonomian.
“Tentu untuk memperkuat keuangan negara, melanjutkan apa yang kita sudah lakukan selama ini dan kementerian keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, 77 ribu pegawai tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia,” katanya.
Di sisi fiskal, ia memastikan defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen. “Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegas Suahasil.
Pergantian Menteri Keuangan juga disebutnya sebagai kelanjutan, bukan perubahan arah kebijakan.
“Jadi kita akan terus bekerja, kita akan terus melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang akan lebih baik.”
WAMENKEU SEJAK ERA JOKOWI
Suahasil telah berada di jajaran pimpinan Kementerian Keuangan sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan pada Oktober 2019 untuk mendampingi Sri Mulyani. Posisi tersebut tetap dipercayakan kepadanya ketika Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka membentuk pemerintahan pada Oktober 2024.
Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia memiliki latar belakang panjang sebagai ekonom dan akademisi.
Pendidikan sarjananya ditempuh di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia hingga meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1994.
Tiga tahun kemudian, Suahasil memperoleh gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997.
Selain berkarier sebagai dosen di Universitas Indonesia, Suahasil pernah menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kantor Wakil Presiden RI, pada 2010-2015.
Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.
Suahasil kemudian menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada tahun 2016 sebelum diangkat sebagai Wamenkeu.

Leave a Reply